Nama sous vide sendiri berasal dari Bahasa Perancis yang artinya under vacuum, karena dengan sous vide ini makanan ditaruh di dalam wadah (biasanya plastik) yang semua udaranya dikeluarkan (vacuum) lalu plastik ini diletakkan di dalam air (biasanya mengalir) dalam waktu yang lama, yaitu 1 hingga 7 jam, (bisa sampai 48 jam juga dalam kondisi tertentu) dengan suhu air yang sudah diatur stabil. Tujuannya ialah untuk membuat makanan matang secara sempurna dan seragam, bagian dalamnya matang tanpa membuat bagian dalam terlalu matang (over cook) dan menjaga kelembaban. Sumber: Wikipedia. Setelah proses sous vide ini masakannya sudah matang namun untuk dapat menyajikannya perlu di finishing lebih dulu seperti digoreng/dibakar (atau yang lainnya) sebentar agar tekstur bagian luar nya berwarna kecoklatan dan mendapatkan reaksi mailard sehingga rasanya semakin enak.
Berbeda dengan teknik memasak biasa, dengan sous vide suhu selama proses memasak dapat diatur agar stabil, tidak berubah atau naik sepanjang proses memasak, untuk lebih jelasnya dapat melihat grafik yang dibuat oleh ChefSteps ini:
Teknik memasak biasa (Sumber: ChefSteps) Memasak dengan sous vide (Sumber: ChefSteps) Teknik memasak sous vide ini dulu nya hanya digunakan di restoran-restoran berbintang, namun sekarang dengan adanya alat-alat sous vide untuk konsumen rumah, seperti Anova Precision Cooker, kamu juga bisa menikmati makanan dengan kematangan yang sempurna setiap saat. Untuk kamu yang berminat,Anova Precision Cooker di Indonesia bisa didapatkan di sini.
Anova sous vide Precision Cooker tampak luar Anova sous vide Precision Cooker tampak dalam
Asiknya Anova Precision Cooker ini dapat terhubung dengan aplikasi di smartphone kita viabluetooth/wifi. Jadi untuk menggunakannya juga dapat melihat dari ratusan resep yang ada pada apps tersebut, nanti suhu dan waktunya dapat diset otomatis.
hello foodies jumpa lagi dengan saya di blog ini, sekian lama gak posting apa apa karena libur covid-19, efeknya parah banget ya sahabat foodies. Banyak usaha yang sedang down, dan juga para pegawai pegawai banyak yang di PHK, apa lagi dibidang pariwisata dan perhotelan tentunya sangat terasa . Kita berdoa saja semoga wabah penyakit ini segera ditemukan vaksin nya yah sahabat foodies. Nah, Sekian lama saya libur dikarenakan COVID-19. Akhirnya saya dipanggil kembali untuk training bersama 3 teman saya yang lain di hotel FourPoints Makassar. Tepat hari selasa tanggal 7 Juli 2020 saya masuk kembali training di hotel Fourpoints. Banyak hal yang berubah, banyak suasana yang berubah. Suasana kitchen yang sunyi karena sedikitnya pegawai yang masih kerja di dalam. Penggunaan alat alat kitchen juga lebih di minimalisir. Standar Hygiene di Kitchen pun berubah, seperti wajib menggunakan masker / faceshield, hand glove, dan wajib mencuci tangan setiap 30 menit dan setiap sebelum melakukan sesuatu ...
1. Skimmer Functional : untuk mengangkat busa pada stock Material : stainless steel Cleaning : gunakan sponge dan cairan pembersi kemudian bilas dengan air pembersih 2. Fish spatula Sumber : https://www.wayfair.com/kitchen-tabletop/pdp/globalkitchen-bamboo-skimmer-isu1149.html Functional : untuk membolak balikkan ikan yang ada pada pan Material : stainless steel Cleaning : gunakan sponge dan cairan pembersi kemudian bilas dengan air pembersih 3. Spatula Grill Sumber : https://www.123rf.com/stock-photo/griddle_burger.html Functional ...
1. Sushi Sushi (鮨, 鮓, atau biasanya すし, 寿司?) adalah makanan Jepang yang terdiri dari nasi yang dibentuk bersama lauk (neta) berupa makanan laut, daging, sayuran mentah atau sudah dimasak.Nasi sushi mempunyai rasa masam yang lembut karena dibumbui campuran cuka beras, garam, dan gula. Asal usul kata sushi adalah kata sifat untuk rasa masam yang ditulis dengan huruf kanji sushi (酸し?). Pada awalnya, sushi yang ditulis dengan huruf kanji 鮓 merupakan istilah untuk salah satu jenis pengawetan ikan disebut gyoshō (魚醤?) yang membaluri ikan dengan garam dapur, bubuk ragi (麹 koji?) atau ampas sake (糟 kasu?). Penulisan sushi menggunakan huruf kanji 寿司 yang dimulai pada zaman Edo periode pertengahan merupakan cara penulisan ateji (menulis dengan huruf kanji lain yang berbunyi yang sama). Konon kebiasaan mengawetkan ikan dengan menggunakan beras dan cuka berasal dari daerah pegunungan di Asia Tenggara. Istilah sushi berasal dari bentuk tata bahasa kuno yang tidak lagi dipergunakan dalam ...
Comments
Post a Comment